Gunung Bromo

Cuaca Bromo di pagi hari sejuk. Mentari perlahan namun pasti mulai menggeser. Terdapat penginapan di Lava View Lodge(LVL). Para pemilik kuda sewa telah antri sambil menunggu penumpang yang ingin ke Gunung Bromo. Aktivitas pagi, mulai terasa jam 04.00 WIB. Dari kejauhan nampak Hardtop berjalan di lautan pasir menuju Gunung Bromo maupun meninggalkan Gunung Bromo. Sewanya Rp 250.000,00 dan bisa di isi 5 samapai 6 orang. Sedangkan sewa kuda antara Rp 15.00,00 sampai Rp 20.000,00 / ekor.

Tourispun bersiap-siap menuju Gunung Pananjakan untuk melihat sunrise. Pemandangan indah terbentang dari LVL. Rangkaian pegunungan Bromo – Tengger – Semeru berdiri dengan gagah menunggu para petualang yang ingin menikamati keindahan alam. Sebagaian peserta Simpati-zone challenge kedinginan lebih memilih duduk dalam LVL sambil menikamatii secangkir teh atau kopi hangat. Sebagian lagi duduk di teras sambil menikmati hangatnya belaian mentari pagi.

Sekitar pukul 06.15, para peserta kembali dari melihat sunrise dengan bermacam-macam atribut. Mulai balaclava(penutup kepala), syal, jaket tebal, kaos tangan sampai selimut kamarpun di bawa untuk mengusir hawa dingin pagi. Namun tersirat wajah kepuasan dari raut wajah mereka.

Setelah beberapa lama menit berlalu, para peserta berkumpul semua untuk sarapan. Menu pagi ini adalah roti tawar rasa stroberi dan nanas, nasi goreng dengan telur ceplok dan omlet. Tidak ketinggalan pula teh dan kopi panas. Mereka sarapan segera mungkin karena 6 buah jeep offroad telah menunggu di lular.

Pukul 07.30 jeep pertama beranjak meninggalkan LVL di ikuti jeep yang lainnya. Saat itu tourism mendapat kesempatan untuk naik motor trail milik pengemudi salah satu jeep tersebut. Tujuan pertama adalah lautan pasir di sebelah kanan-belakang gunung Batok. Para peserta juga di beri kesempatan untuk mencoba mengemudikan jeep tersebut secara bergantian. Mereka juga tidak lupa foto-foto.

Tourism yang ngebeut dengan motor trail yang di bawa tadi. Banyak peserta yangn tertarik dengan motor tersebut. Jalurnya pun sangat menarik, di samping kanan dan kiri berjajar bukit-bukit yang tinggi dengan warna hijau yang menambah sejuk dimata. Banyak juga tumbuh semak-semakk tingginya seorang dewasa. Naik turun, berbelok kanan kiri melewati genangan lumpur  menambah asyiknya offroad. Dan tidak hanya itu, terdapat pula Coban Pelangi(Coban= Air terjun). Kuran lebih terletak 4km dari pertigaan Jemplang. Perjalanan di siang hari sangatlah cerah dan menyenangkan.

Coban Pelangi adalalh air terjun yang indah karena letaknya berada di lembah yang cukup dalam. Dengan ketinggian hampir 100m dan terbuka menatap matahari pagi sampai siang, butir-butir air yang jatuh dan terkena sinar matahari menyerupai pelangi. Makanya diberi nama Coban Pelangi.

%d bloggers like this: